Namun, euforia harus dibarengi kewaspadaan.
Pasar energi global bukan hanya soal barel dan pasokan. Ia adalah arena sentimen, spekulasi, dan kebijakan. Hari ini bisa jatuh dalam, besok bisa melambung tinggi hanya karena satu pernyataan politik atau satu insiden militer yang tak terduga.
Jadi, akankah harga minyak kembali ke USD 60-an?
Mungkin. Tapi bukan dalam waktu dekat, dan jelas tidak tanpa prasyarat yang kompleks. Yang lebih realistis, pasar akan mencari titik keseimbangan baru—di mana harga mencerminkan kombinasi antara stabilitas geopolitik, dinamika pasokan, dan permintaan global.
Bagi pelaku industri, ini bisa menjadi titik awal pemulihan biaya. Namun bagi investor dan pengambil kebijakan, ini adalah pengingat yang tak boleh diabaikan: di balik setiap penurunan tajam, selalu ada ketidakpastian yang masih mengendap—menunggu momentum untuk kembali mengguncang. (Red)








