Simpang Empat Argopuro Jember Resmi Ditutup Diganti Simpang Tiga

oleh -644 Dilihat
Keterangan foto : Perubahan Simpat Empat Argopuro menjadi Simpang Tiga (Istimewa)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Simpang Empat bersinyal yang terletak di jalan Argopuro Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember resmi di tutup permanen dan digantikan simpang Tiga.

Penutupan dilakukan dari hasil rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Jember yang terdiri perwakilan DPRD Jember, Satlantas Polres Jember dikantor Dishub

Selain itu, rapat itu juga dihadiri Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jatim, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan akademisi Universitas Jember.

Menurut Plt Kepala Dishub Gatot Triyono, penutupan itu melalui kajian teknis. Seperti Uji coba dan menunjukkan kinerja lalu lintas di kawasan tersebut lebih lancar.

“Perubahan ini diberlakukan secara permanen dan diubah menjadi simpang Tiga tanpa lampu Lalu Lintas,” kata Gatot usai rapat, Selasa (19/8/2025) kemaren.

Untuk Penutupan sementara menggunakan  yang saat ini masih berupa pagar portabel lanjut Gatot menjadi median taman secara bertahap.

Penutupan akan menggunakan Median taman yang dilengkapi bukaan manuver kendaraan, pagar portabel tambahan, cermin tikungan, dan pita penggaduh untuk keselamatan pengguna jalan.

Company Logo

“Itu akan kami lakukan secara bertahap, untuk sementara masih berupa pagar portabel,” kata Gatot.

Kemudian, lanjut Gatot, Dishub Jember juga akan mengganti median penutup yang saat ini masih berupa pagar portabel menjadi median taman secara bertahap.

“Median akan dilengkapi bukaan manuver kendaraan, pagar portabel tambahan, cermin tikungan, dan pita penggaduh untuk keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Selain penutupan simpang Empat, Forum LLAJ juga merekomendasikan evaluasi titik putar balik (U-turn) di sepanjang ruas Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Gajah Mada.

“Penataan parkir di kawasan ini juga akan dibenahi agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” terang Gatot.

Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, David Handoko Seto, menegaskan keputusan ini sudah melalui kajian teknis maupun evaluasi di lapangan.

Ia juga menekankan penataan median jalan yang lebih representatif. Median tengah harus diubah menjadi taman kota, tetapi tetap disediakan ruang 10–12 meter.

“Tujuannya, untuk event besar seperti Jember Fashion Carnaval (JFC) atau peringatan hari besar,” tandasnya.

Diharapkan dengan penutupan permanen simpang Empat Argopuro ini tambah David, arus lalu lintas di kawasan pusat kota Jember menjadi lebih lancar dan tertib.

Pewarta : Eko Vivin
Editor : Wahyudiono

No More Posts Available.

No more pages to load.