Bagi Arifin, performa penting untuk meningkatkan kepercayaan diri. Katanya, boleh Linmas dipandang sebelah mata. Namun dari Tanggul Kulon, anggota Linmas harus berbangga. “Style itu penting. Karena penilaian pertama, dilihat dari penampilannya,” imbuhnya.
Kemudian, wajar jika publik memuji penampilan Linmas Tanggul Kulon. Mulai dari sepatu, celana, sabuk, kemeja, hingga topi, tampak seragam dan tak ada yang kedodoran. Menampilkan sebuah keseriusan. “Penampilan sudah ditata, disiplin kerja harus luar biasa,” imbuhnya.
Kepada Pelitaonline, Kades Arifin, harus memutar otak memilih warta seragam berbeda. Tidak hijau seperti biasanya. Tidak pula harus sama dengan seragam Satpol PP. Namun soal atribut, tetap memakai logo Linmas. “Sekedar eksperimen dari sebuah mode. Seragam ini semacam kostum khusus. Seragam wajib, tetap sama seperti aturan baku,” jelasnya.








