Trump Seret Nama Raja Charles dalam Isu Iran, Picu Sorotan Diplomatik

oleh -9009 Dilihat
Company Logo

 

JAKARTA, Pelitaonline.ID — Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memantik perhatian publik internasional setelah ia menyinggung kemungkinan keterlibatan Inggris dalam konflik dengan Iran, bahkan menyeret nama Raja Charles III.

 

Komentar tersebut disampaikan Trump di tengah kunjungan kenegaraan Raja Charles ke Amerika Serikat—sebuah agenda yang semula dipandang sebagai momentum mempererat hubungan bilateral kedua negara.

 

Dalam keterangannya, Trump memuji Raja Charles sebagai sosok “fantastis” dan “teman baik”. Namun, ia juga melontarkan pernyataan yang menuai kontroversi dengan menyebut bahwa Inggris berpotensi mendukung Amerika Serikat dalam konflik Iran jika sang raja memiliki kewenangan politik penuh.

 

Company Logo

“Jika Raja Charles memiliki kewenangan penuh dalam dunia politik, maka Inggris kemungkinan akan membantu AS dalam konflik dengan Iran,” ujar Trump, seperti dikutip dari Politico.

 

Pernyataan tersebut segera memicu kritik karena dinilai melampaui batas norma diplomatik serta tidak sejalan dengan sistem politik Inggris. Dalam sistem monarki konstitusional yang dianut Inggris, raja hanya berperan sebagai simbol negara dan tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan politik maupun militer.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.