Idham Kholik, petugas kesehatan yang mengelola rumah singgah, menyebutkan selama pandemi ini, protokol kesehatan diterapkan secara ketat bagi setiap penghuni.
“Selain itu, kita juga melakukan pembatasan jumlah penghuni. Kita batasi maksimal 25 orang yang tinggal di sini,” terang Idham.
Selama ini, kata Idham, telah banyak dimanfaatkann warga. Rata-rata ada 45 pasien yang silih berganti menghuni tempat itu setiap bulannya. Rumah singgah tersebut beralamat di Jalan Kemangi, No1 Karang menjangan, Surabaya.
Warga Banyuwangi dapat mengaksesnya secara gratis. Fasilitas yang tersedia mulai dari tempat tidur hingga dapur. Juga ada petugas kesehatan untuk pendampingan, serta petugas kebersihan dan yang membantu memasakkan makanan. (Romi/Yud)









