JEMBER, Pelitaonline.co – Warga Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo sepertinya sudah terbiasa dengan kebanjiran. Sebab itu sudah menjadi peristiwa tahunan, khususnya ketika musim penghujan.
Hal itu karena, lokasi desa tersebut diapit oleh Tiga saluran air yakni Sungai Sanenrejo, Curah Nongko dan juga Sungai Mayang. Maka ketika debit air tinggi luapannya bisa dipastikan Air akan menggenangi Desa Wonoasri, terutama Dusun Curahlele
“Kemarin saat kejadian, Sungai Sanenrejo Debit airnya di level 100, jangankan sampai 100, level 70 saja warga dusun Curahlele sudah bersiap-siap tergenang air.” Ujar Sekertaris Desa (Sekdes) Wonoasri Suharyono saat di temui di kantornya, Minggu (7/1/2021)
Berikutnya Dusun Kraton, jika banjir sudah melanda dusun itu, maka hal tersebut akan berlangsung cukup lama, sebab kata Suharyono, pembuangan di airnya tidak cukup memadai.








