JEMBER, Pelitaonline.ID – Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember yang tergabung dalam ALSA Care and Legal Coaching Clinic (CLCC) 2025 dari ALSA Local Chapter Universitas Jember menggelar kegiatan sosial bertajuk “Kelas Ekspresi” di Dinas Sosial Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan ini berfokus pada pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui berbagai aktivitas positif dan kreatif, mulai dari senam bersama, fun games, membatik, hingga sesi berbagi pengalaman atau sharing session.
Perwakilan dari ALSA Fakultas Hukum Universitas Jember, Alya Ditra Wibisono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang aman bagi para ODGJ untuk mengekspresikan diri tanpa rasa takut atau stigma.
“Kami ingin menghadirkan ruang aman bagi ODGJ untuk mengekspresikan dirinya melalui aktivitas yang positif dan menyenangkan. Harapannya, kegiatan ini juga bisa menjadi bentuk terapi mental agar mereka dapat segera kembali berbaur di masyarakat,” ujar Alya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Momen membatik menjadi salah satu kegiatan yang paling berkesan. Para peserta diajak menuangkan imajinasi mereka ke atas kain, menciptakan motif yang unik dan penuh warna.
Menurut Alya, kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak bagi peserta, tetapi juga memberikan pelajaran berharga bagi para mahasiswa, mereka belajar langsung tentang empati, kepedulian sosial, serta pentingnya memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas mental.
“Dari kegiatan ini kami belajar bahwa setiap orang, termasuk ODGJ, memiliki hak untuk bahagia dan berkontribusi. Tugas kita sebagai masyarakat adalah memberikan ruang dan dukungan itu,” tambahnya.
Melalui program Kelas Ekspresi, kata Alya, ALSA Universitas Jember berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan ramah bagi semua.
Pewarta : Zainal Arifin
Editor : Wahyudiono









