Blak-blakan! Ali Eddy Soetanto Dukung Rekening Dibekukan dan Tanah Nganggur Disita “Biar Orang Kaya Nggak Seenaknya”

oleh -239 Dilihat
Keterangan foto : karikatur Ali Eddy Soetanto Dukung Rekening Dibekukan dan Tanah Nganggur Disita (MB.Umam)
Company Logo

SURABAYA, Pelitaonline.ID – Polemik pembekuan rekening oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta rencana penyitaan tanah yang dibiarkan menganggur selama dua tahun belakangan ini menjadi sorotan publik.

Menanggapi hal tersebut, Ali Eddy Soetanto, CEO PT AA Mascot sekaligus mantan Komisaris PT Anugrah Ali Makmur Abadi Margomulyo Surabaya, memberikan pandangannya dan menilai bahwa langkah tersebut perlu dilakukan untuk menekan praktik ilegal seperti judi online dan pencucian uang.

“Yah memang perlu, karena banyak kasus rekening judi online dan money loundry (pencucian uang). Kalau mau aktif gampang sih kalau punya uang. Deposit kan sebagian, terus bunga masukin rekening, selesai. Aktif tiap bulan jadinya,” ujarnya kepada Pelitaonline.id, Senin (3/8/2025).

Sementara itu, soal isu penyitaan tanah yang dibiarkan tak digunakan selama dua tahun, Ali Eddy menilai kebijakan tersebut tidak akan menyasar masyarakat kecil.

“Apalagi yang viral? Tanah 2 tahun nggak digunakan disita negara? Kan sasarannya orang-orang berduit, bukan rakyat. Kalau rakyat ya pasti dimanfaatkan entah buat ternak itik, ayam, atau tani. Kalau dibiarkan nganggur berarti tergolong orang kaya yang nggak produktif,” jelasnya.

Kebijakan ini kata Ali justru mendorong para pemilik aset besar agar lebih produktif dalam memanfaatkan lahan yang dimilikinya, sehingga dapat memberi dampak positif bagi perekonomian.

Pernyataan Ali Eddy ini hadir di tengah hangatnya diskusi publik mengenai langkah pemerintah dan PPATK dalam mengatur aliran dana mencurigakan serta pemanfaatan aset tanah di Indonesia.

Company Logo

Pewarta : MB.Umam
Editor : Wahyudiono

No More Posts Available.

No more pages to load.