Comeback Gila, Inter Milan Menggila Mimpi Double Winner Kian Nyata

oleh -3647 Dilihat
Company Logo

JAKARTA, Pelitaonline.ID – Inter Milan semakin mendekati peluang meraih dua gelar musim ini. Selain nyaman di puncak klasemen Serie A, tim berjuluk Nerazzurri itu kembali menunjukkan mental juara lewat kemenangan dramatis di ajang Coppa Italia.

Inter memastikan langkah ke final setelah menundukkan Como dengan skor 3-2 pada leg kedua semifinal, Rabu dini hari WIB, 22 April 2026. Hasil tersebut terasa istimewa lantaran mereka mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui skenario tersebut bukan hal yang biasa. Ia bahkan menyebut hanya timnya yang mampu melakukan comeback seperti itu dalam waktu berdekatan.

“Hanya Inter yang ‘gila’ yang bisa membalikkan keadaan dari 0-2, dua kali dalam 10 hari melawan Como,” kata Chivu, merujuk pada karakter khas timnya yang kerap dijuluki Pazza Inter.

Dalam laga tersebut, Inter sempat berada di bawah tekanan setelah Como unggul lebih dulu melalui gol Martin Baturina dan Lucas Da Cunha. Dengan agregat imbang 0-0 pada leg pertama, situasi itu sempat menempatkan Inter di ambang tersingkir.

Namun, respons cepat diperlihatkan tuan rumah. Hakan Calhanoglu membuka harapan lewat gol dari luar kotak penalti. Gelandang asal Turki itu kemudian mencetak gol kedua melalui sundulan pada menit ke-86 untuk menyamakan kedudukan.

Tiga menit berselang, Petar Sucic memastikan kemenangan Inter lewat gol di depan gawang usai memanfaatkan kemelut, hasil kerja sama cepat bersama Calhanoglu.

Company Logo

Chivu menilai keberhasilan timnya tidak terlepas dari kontribusi pemain pelapis yang mampu tampil efektif saat diturunkan.

“Kami memiliki skuad yang solid sejak awal musim. Para pemain yang masuk dari bangku cadangan mampu membaca situasi dan menjalankan perannya dengan baik,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada sejumlah pemain pengganti yang tampil menonjol, seperti Diouf, Sucic, dan Pio Esposito, yang dinilai bermain dengan penuh keberanian.

Dengan hasil ini, peluang Inter meraih dua gelar semakin terbuka. Di Serie A, mereka unggul 12 poin di puncak klasemen dan berpotensi segera mengunci gelar juara.

Sementara di Coppa Italia, Inter tinggal menunggu lawan di partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026, antara Atalanta atau Lazio.

Chivu pun tak menampik ambisi besar tersebut. Ia menegaskan timnya siap memanfaatkan momentum untuk meraih hasil maksimal di dua kompetisi.

“Kami sudah bekerja keras untuk sampai di posisi ini. Sekarang kami punya peluang untuk bermimpi dan mewujudkannya,” ujar dia.

Jika berhasil menyapu dua gelar, pencapaian itu akan menjadi yang terbesar bagi Inter sejak meraih treble winner pada musim 2009/2010 di bawah asuhan Jose Mourinho. Saat itu, Chivu masih berstatus sebagai pemain dan kini berpeluang mengulang sejarah sebagai pelatih. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.