Ia dikenal sebagai atlet karate dan renang, dua cabang olahraga yang menuntut disiplin tinggi dan ketahanan fisik. Tak berhenti di situ, Erditya juga memiliki kecerdasan di bidang strategi dengan menekuni catur, serta kreativitas tinggi melalui hobinya merakit robot.
Perubahan drastis ini menjadi bukti bahwa pola asuh yang tepat mampu mengarahkan anak ke jalur yang lebih positif. Richo pun menegaskan bahwa kunci utama bukan sekadar melarang, tetapi memberikan alternatif yang menarik dan mendidik.
“Anak itu butuh diarahkan, bukan hanya dilarang. Ketika mereka menemukan kesibukan yang mereka sukai, apalagi yang bisa mengembangkan potensi, mereka akan dengan sendirinya meninggalkan kebiasaan buruk,” ujarnya.
Kini, perjalanan Erditya menjadi inspirasi bagi banyak orang tua di lingkungan sekitarnya. Dari seorang anak yang pernah lekat dengan layar gadget, ia menjelma menjadi pribadi aktif, berprestasi, dan penuh semangat.








