
Gus Fawait menambahkan bahwa kehadiran para artis asal Jember, seperti Fita dan Dewi Persik, turut memperkuat daya tarik karnaval tahun ini. Pemerintah daerah berharap gelaran tersebut semakin menghidupkan perekonomian dan memperkuat posisi Jember sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jawa.
Sementara itu, Kepala Desa Suco, Taufik Hidayat Mas’ud, menyambut baik kesempatan menampilkan Domba Fashion Karnaval dalam event nasional. Menurutnya, konsep tersebut lahir dari komunitas peternak yang menerapkan sistem ternak terpadu dan ingin mempromosikan potensi desa.
“Alhamdulillah, kami diberi ruang untuk menampilkan kebolehan domba fashion carnival. Ini sangat mengangkat nama desa kami yang memiliki beberapa peternakan ikon,” ujarnya.
Pihak desa, kata Taufik, memberikan dukungan penuh mulai dari penyempurnaan kostum hingga persiapan teknis agar penampilan tersebut layak bersaing di level nasional. Ia berharap partisipasi ini dapat semakin memperkuat ekonomi warga dan meningkatkan semangat masyarakat.
Karnaval SCTV di Jember tahun ini menunjukkan bahwa kreativitas lokal dapat memberikan dampak besar bagi daerah. Melalui atraksi sederhana namun inovatif hingga keterlibatan ribuan pengunjung, acara ini kembali menegaskan perannya sebagai ruang budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Pewarta : Rado
Editor : Wahyudiono









