Jember,Pelitaonline.id – Kentang menjadi salah satu bahan makanan yang sering tersedia di rumah karena mudah diolah menjadi berbagai menu. Namun, banyak masyarakat masih menyimpan kentang di dalam kulkas agar lebih awet. Padahal, kentang tidak disarankan disimpan di suhu terlalu dingin karena dapat memengaruhi kualitas hingga berpotensi menghasilkan zat berbahaya saat dimasak.
Penyimpanan kentang di kulkas dapat mengubah kandungan pati menjadi gula lebih cepat akibat suhu dingin. Kondisi ini membuat rasa kentang menjadi lebih manis dan teksturnya berubah. Selain itu, kentang yang dimasak pada suhu tinggi setelah disimpan di kulkas berisiko menghasilkan senyawa akrilamida yang dianggap tidak baik bagi kesehatan.
Suhu Dingin Mengubah Kandungan Kentang
Kentang idealnya disimpan di tempat sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik, bukan di dalam kulkas. Suhu dingin di bawah 7 derajat Celsius dapat mempercepat perubahan pati menjadi gula sederhana.
Perubahan tersebut membuat warna kentang lebih cepat kecokelatan saat digoreng atau dipanggang. Selain memengaruhi tampilan, rasa kentang juga menjadi kurang alami.
“Penyimpanan kentang di kulkas bisa memicu peningkatan gula alami pada kentang sehingga kualitasnya menurun saat dimasak,” tulis sejumlah panduan keamanan pangan.








