Program Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Adapun platform digital LinkUMKM telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.
Program Rumah BUMN juga telah melibatkan sekitar 596 ribu pelaku UMKM hingga Juni 2026.
BRI juga menjadi salah satu penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang Januari hingga Juni 2026, penyaluran KUR mencapai Rp103,8 triliun kepada lebih dari 2 juta debitur.
Secara kumulatif sejak 2015 hingga Juni 2026, penyaluran KUR BRI mencapai Rp1.539 triliun kepada 48,4 juta nasabah.
Hery mengatakan pembiayaan perlu berjalan bersama pemberdayaan agar pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha.
“Bagi BRI, pembiayaan dan pemberdayaan merupakan satu kesatuan. Kami ingin menciptakan siklus pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Hery.
Menurut dia, keberhasilan perseroan tidak semata diukur dari pertumbuhan aset, kredit, dan laba. Dampak terhadap pelaku usaha serta perekonomian masyarakat juga menjadi bagian dari tujuan bisnis BRI.
“Dengan fundamental yang semakin kuat dan transformasi yang terus berjalan, BRI akan konsisten tumbuh bersama ekonomi kerakyatan Indonesia,” kata Hery. (Yud)









