“Setelah dibangun Vihara, semakin banyak yang datang untuk beribadah. Kita hidup rukun meski ada tempat ibadah yang berbeda dengan iman dan keyakinan mereka.” Tandasnya (Ris/Yud)
Masjid dan Klenteng Berhadap-Hadapan di Jember, Potret Toleransi Umat Beragama










