Jakarta,Pelitaonline.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran untuk mengakhiri konflik. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menegaskan negaranya siap merespons setiap bentuk agresi.
Dalam pernyataannya melalui media sosial X pada Selasa (12/5/2026), Qalibaf menyebut angkatan bersenjata Iran telah berada dalam posisi siaga penuh.
“Angkatan bersenjata kami siap memberikan pelajaran yang tak terlupakan kepada setiap agresi,” tulisnya.
Ia juga menyatakan bahwa strategi dan keputusan yang salah akan menghasilkan konsekuensi yang salah, serta memperingatkan bahwa pihak lawan bisa saja “terkejut” dengan respons Iran.
Proposal Damai Ditolak Washington
Pernyataan keras dari Teheran muncul setelah Donald Trump secara terbuka menolak proposal balasan Iran yang disebutnya “sama sekali tidak dapat diterima.”
Menurut pejabat Iran dan laporan media setempat, proposal tersebut mencakup beberapa poin utama, antara lain:





