Terjadinya peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono. Melalui Wakapolres Kompol Windy Syafutra diceritakan, awalnya pelaku nyelonong memasuki halaman Mapolres menaiki sepeda motornya tanpa melapor ke petugas piket.
“Dihampiri oleh petugas dan ditegur tapi tidak terima tiba-tiba mengeluarkan sajam dari sepeda motornya, kemudian bisa kami amankan,” tuturnya. Setelah berhasil dilumpuhkan, polisi langsung melakukan pemeriksaan dan menahan pelaku.
Dari pemeriksaan dan keterangan pihak keluarga yang datang ke Mapolres, ada dugaan pelaku memiliki gangguan kejiwaan. Namun kata Windy, untuk memastikan kebenarannya petugas masih akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam.








