Rupiah Bukan Sendiri, Mata Uang Dunia Ikut Terguncang Akibat Perang AS-Iran

oleh -1066 Dilihat
Company Logo

Jakarta,Pelitaonline.id – Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran tidak hanya mengguncang kawasan Timur Tengah, tetapi juga memicu gejolak ekonomi global. Salah satu dampak paling terasa terjadi pada nilai tukar mata uang berbagai negara, termasuk rupiah Indonesia.

Konflik yang pecah sejak akhir Februari 2026 itu membuat jalur perdagangan dunia terganggu dan harga minyak melonjak tajam. Kondisi tersebut memicu inflasi di banyak negara serta meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan global.

Di tengah situasi tersebut, investor cenderung memindahkan dana mereka ke aset yang dianggap aman, terutama dolar Amerika Serikat (AS). Akibatnya, banyak mata uang negara berkembang mengalami pelemahan terhadap dolar AS.

Ekonom asal Brasil, André Perfeito, mengatakan kenaikan harga minyak memiliki dampak besar terhadap ekonomi dunia. Menurutnya, fluktuasi nilai tukar mata uang dapat memperkuat ataupun mengurangi dampak dari lonjakan harga energi tersebut.

Negara yang Paling Terdampak

Negara-negara yang masih bergantung pada impor energi menjadi pihak yang paling merasakan tekanan. India, Indonesia, Filipina, Thailand, hingga Mesir mengalami pelemahan mata uang akibat meningkatnya biaya impor minyak dan keluarnya aliran modal asing.

Ketika nilai mata uang melemah, harga barang impor otomatis menjadi lebih mahal. Dampaknya terasa pada harga bahan bakar, pupuk, plastik, hingga kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Company Logo

No More Posts Available.

No more pages to load.