Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Ketegangan Timur Tengah

oleh -1127 Dilihat
stack of one hundred dollars notes on dollars background
Company Logo

Jakarta,Pelitaonline.id – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Mata uang Indonesia tercatat berada di kisaran Rp17.879 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah sekitar 74 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong investor mencari aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.

Di pasar Asia, pergerakan mata uang terhadap dolar AS terpantau bervariasi. Yuan China mencatat penguatan tipis, sementara ringgit Malaysia cenderung stabil. Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia lainnya mengalami pelemahan, termasuk peso Filipina, yen Jepang, won Korea Selatan, dolar Singapura, dan dolar Hong Kong.

Pergerakan serupa juga terjadi pada mata uang negara maju. Euro menunjukkan penguatan terbatas, sedangkan poundsterling Inggris, dolar Australia, dolar Kanada, dan franc Swiss mengalami koreksi terhadap dolar AS.

No More Posts Available.

No more pages to load.