Pemuda asli Kecamatan Tanggul ini, juga menyoroti adanya keanehan dalam rencana anggaran yang disusun tim Bupati Hendy. Kesannya, ada bagi-bagi kue dalam pelaksanaan proyek renovasi rumah dinas.
Uang sebanyak hampir 4 miliar itu dipecah hingga jadi 20 paket. Mayoritas angkanya dibuat seragam. Tercatat, ada 18 paket proyek dengan nilai pagu sama persis yakni Rp 199.690.000. Sedangkan sisanya, 2 paket proyek juga dengan pagu yang sama Rp. 102.170.000.
Semakin membuatnya curiga, pemecahan paket proyek juga terkesan dipaksakan. “Saya merasa geli. Anda pun boleh merasa seperti saya. Kenapa? Selain dipecah belah hingga sekodi, rupanya pagu dibuat seragam. Menandakan dibuat sembarangan. Asal di bawah angka Rp 200 juta,” bebernya.
Pegiat media sosial ini menambahkan, fakta temuan Angak Ho Connection, perbaikan kolam ikan dan kolam renang, anggarannya dibuat sama dengan pagu Rp 102.170.000. “Ya kok aneh. Harga kolamnya ikan disamakan dengan kolamnya tempat bupati mandi,” ucap Rully heran.









